Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Download ATP Bahasa Indonesia Fase A, Fase B, Fase C / SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6

Salam dan bahagia pembaca. Sahabat Liputanmu, pada kesempatan kali ini Admin ingin membagikan informasi tentang ATP Bahasa Indonesia Fase A, Fase B, Fase C / SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6.

ATP / Alur Tujuan Pembelajaran

ATP / Alur Tujuan Pembelajaran adalah istilah baru dalam kurikulum merdeka yang memiliki fungsi yang sama dengan silabus pada kurikulum sebelumnya, namun ATP ini pendidik dapat menyusunnya dengan formatnya sendiri selama memenuhi keriteia yang telah di tentukan  Pendidik dalam Menyusun ATP perlu menganalisi CP terlebih dahulu kemudian merumuskan TP / tujuan Pembelajaran selanjutnya Menyusun ATP setiap Fase

ATP Bahasa Indonesia Fase A, Fase B, Fase C / SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5,6

Capaian Pembelajaran (CP)

Capaian Pembelajaran (CP) adalah kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik pada setiap fase pendidikan, mulai dari fase fondasi di PAUD hingga pendidikan tinggi dan pendidikan profesional. CP menggambarkan tujuan umum yang ingin dicapai dan ketersediaan waktu yang tersedia untuk mencapainya. 

Setiap fase berlangsung selama 1-3 tahun, tergantung pada tingkat pendidikan. CP memberikan landasan yang kokoh dan mengembangkan kemampuan peserta didik seiring dengan perkembangan mereka. Peserta didik secara bertahap meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan pengetahuan mereka dalam berbagai mata pelajaran serta mengembangkan keterampilan sosial dan berpikir kritis. CP membantu peserta didik dan pendidik dalam merencanakan pembelajaran yang tepat, memantau kemajuan, dan menyediakan dukungan agar peserta didik mencapai kompetensi yang diharapkan pada setiap fase pendidikan.

CP Telah disediakan oleh pemerintah pusat yang tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Standar kurikulum dan asesmen Pendidikan kemdikbudristek Nomor 033/H/KR/2022 atau telah tersedia dalam laman resmi Kurikulum Kemdikbud

Merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP)

Dalam tahap merumuskan tujuan pembelajaran, pendidik menggunakan kata-kunci yang telah dikumpulkannya untuk mengolah ide-ide tentang apa yang harus dipelajari peserta didik dalam suatu fase. Tujuan pembelajaran ini perlu dicapai oleh peserta didik dalam satu atau lebih jam pelajaran, hingga akhirnya mencapai CP pada penghujung fase. Pendidik mengembangkan beberapa tujuan pembelajaran yang lebih operasional dan konkret, tanpa mengurutkannya secara rinci. Tujuan pembelajaran sebaiknya memuat dua komponen utama, yaitu kompetensi yang harus ditunjukkan oleh peserta didik dan lingkup materi yang perlu dipahami. Pendidik dapat menggunakan pertanyaan panduan untuk mengidentifikasi kemampuan yang perlu ditunjukkan oleh peserta didik serta konten dan konsep utama yang harus dipelajari dalam satu unit pembelajaran.

Dalam merumuskan tujuan pembelajaran, pendidik mengolah ide-ide yang telah dikumpulkan sebelumnya dan menggunakan kata-kunci yang relevan. Tujuan tersebut harus mencakup kompetensi yang harus ditunjukkan oleh peserta didik dan lingkup materi yang perlu dipahami. Pertanyaan panduan dapat membantu pendidik dalam mengidentifikasi kemampuan yang harus ditunjukkan dan konten utama yang harus dipelajari dalam satu unit pembelajaran. Pada tahap ini, tujuan pembelajaran yang lebih operasional dan konkret dirancang, sementara urutan tujuan pembelajaran akan disusun pada tahap berikutnya.

Ada dua komponen utama dalam merumuskan tujuan pembelajaran (TP):

  1. Kompetensi: Komponen pertama adalah kompetensi yang ingin dicapai oleh peserta didik. Kompetensi ini mengacu pada kemampuan atau keterampilan yang perlu ditunjukkan atau didemonstrasikan oleh peserta didik pada akhir pembelajaran. Tujuan pembelajaran harus menggambarkan dengan jelas kompetensi yang diharapkan. Contoh kompetensi yang spesifik dapat mencakup kemampuan memecahkan masalah, keterampilan berkomunikasi secara efektif, kemampuan berpikir kritis, atau keterampilan kolaborasi dalam tim.
  2. Lingkup materi: Komponen kedua adalah lingkup materi yang harus dipahami oleh peserta didik. Lingkup materi ini mencakup konten dan konsep utama yang perlu dipelajari dalam satu unit atau topik pembelajaran. Tujuan pembelajaran harus mencakup hal-hal apa saja yang perlu dipelajari oleh peserta didik. Misalnya, dalam mata pelajaran sains, tujuan pembelajaran dapat mencakup pemahaman tentang hukum gerak, konsep kimia, atau proses ekosistem. Lingkup materi harus relevan dengan kompetensi yang ingin dicapai dan sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.

Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran

Setelah merumuskan tujuan pembelajaran, langkah berikutnya adalah menyusun alur tujuan pembelajaran. Alur tujuan pembelajaran berfungsi sebagai panduan perencanaan dan pengaturan pembelajaran secara garis besar untuk jangka waktu satu tahun. Pendidik dapat menggunakan alur tujuan pembelajaran yang dirancang sendiri berdasarkan CP, mengembangkan dan memodifikasi contoh yang disediakan, atau menggunakan contoh yang disediakan pemerintah.

Dalam menyusun alur tujuan pembelajaran, tujuan pembelajaran yang telah dikembangkan sebelumnya disusun secara sistematis dan logis dari awal hingga akhir fase. Alur tujuan pembelajaran harus disusun secara linier, satu arah, dan tidak bercabang, sejalan dengan urutan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dari hari ke hari.

Beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam penyusunan alur tujuan pembelajaran adalah: tujuan pembelajaran adalah tujuan yang lebih umum, alur tujuan pembelajaran harus tuntas satu fase, perlu kolaborasi dalam pengembangan alur tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik dan kompetensi mata pelajaran, penyusunan alur tujuan pembelajaran harus logis dari yang sederhana ke yang lebih rumit, dan alur tujuan pembelajaran fokus pada pencapaian CP.

Penting untuk diingat bahwa alur tujuan pembelajaran tidak perlu mencakup lintas fase kecuali pendidikan khusus, dan tidak perlu dilengkapi dengan pendekatan/strategi pembelajaran secara detail. Alur tujuan pembelajaran bertujuan untuk memberikan panduan umum dalam mencapai CP, dan variasi atau penyesuaian alur tujuan pembelajaran dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan dan keputusan penyusun.


ATP Bahasa Indonesia Fase A

secara umum Tujuan Pembelajaran / TP dari mata pelajaran Bahasa Indonesia pada pase A untuk kelas 1 dan 2 dapat dirumuskan sebagai berikut :

  1. Peserta didik mampu bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian. Peserta didik mampu memahami pesan lisan dan informasi dari berbagai sumber.
  2. Peserta didik mampu membaca dengan fasih dan memahami informasi dari berbagai teks.
  3. Peserta didik mampu berkomunikasi dan bernalar dengan baik kepada teman sebaya dan orang dewasa tentang diri dan lingkungannya.
  4. Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan secara lisan dan tulisan dengan menggunakan kata-kata yang dikenalinya sehari-hari dan dengan sikap yang baik.

ATP Bahasa Indonesia Fase B

secara umum Tujuan Pembelajaran / TP dari mata pelajaran Bahasa Indonesia pada pase B untuk kelas 3 dan 4 dapat dirumuskan sebagai berikut :

  1. Peserta didik mampu memahami ide pokok suatu pesan lisan, informasi dari media audio, teks aural, dan instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi.
  2. Peserta didik mampu memahami pesan dan informasi tentang kehidupan sehari-hari, teks narasi, dan puisi anak.
  3. Peserta didik mampu berbicara dengan menggunakan pilihan kata dan sikap tubuh yang santun, volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks.
  4. Peserta didik mampu menulis teks narasi, deskripsi, rekon, prosedur, dan eksposisi dengan kalimat yang beragam, rinci, dan akurat.

ATP Bahasa Indonesia  Fase C

secara umum Tujuan Pembelajaran / TP dari mata pelajaran Bahasa Indonesia  pada pase C untuk kelas 5 dan 6 dapat dirumuskan sebagai berikut :

  1. Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa fakta dan prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian serta nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural, dan audio.
  2. Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan.
  3. Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan dalam bentuk prosa dan puisi dengan menggunakan kosakata kreatif.
  4. Peserta didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dengan menjelaskan hubungan kausalitas serta menuangkan hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menulis teks prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata kreatif.


Download ATP Bahasa Indonesia Fase A, Fase B, Fase C jenjang SD kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6

Berikut ini kami bagikan file ATP Bahasa Indonesia Fase A, Fase B, Fase C dalam satu File ms.word yang dapat digunakan sebagai contoh ATP Bahas Inggris SD. Klik tomobl Download di bawah ini 

Terima kasih sudah berkunjung ke Web LiputanmuApabila artikel ini bermanfaat ATP Bahasa Indonesia Fase A, Fase B, Fase C / SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.