Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah Sekolah Alam di Indonesia

Sejarah Sekolah Alam di Indonesia


Sejarah Sekolah Alam di Indonesia

Sekolah alam adalah salah satu model pendidikan alternatif yang mengutamakan pembelajaran berbasis lingkungan dan pengalaman. Konsep sekolah alam pertama kali diperkenalkan oleh John Dewey, seorang filsuf dan pendidik Amerika Serikat, pada awal abad ke-20. Dewey berpendapat bahwa pendidikan harus bersifat progresif, yaitu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Ia juga mengkritik sistem pendidikan tradisional yang terlalu rigid, formal, dan membatasi kreativitas siswa.

Di Indonesia, sekolah alam mulai berkembang sejak tahun 1990-an, sebagai respons terhadap krisis pendidikan nasional yang dianggap tidak relevan dengan tantangan global. Salah satu pelopor sekolah alam di Indonesia adalah Yayasan Dian Harapan, yang mendirikan Sekolah Alam Cikeas di Bogor pada tahun 1996. Sekolah ini mengadopsi kurikulum Montessori, yang menekankan pada kebebasan dan kemandirian siswa dalam belajar. Selain itu, sekolah ini juga menerapkan prinsip-prinsip ekologi, seperti penghematan energi, pengolahan sampah, dan pelestarian lingkungan.

Sejak itu, sekolah alam semakin banyak bermunculan di berbagai daerah di Indonesia, baik yang berada di perkotaan maupun pedesaan. Beberapa contoh sekolah alam yang terkenal adalah Sekolah Alam Bandung, Sekolah Alam Bintaro, Sekolah Alam Lestari (SAL), dan Sekolah Alam Nusantara (SAN). Sekolah-sekolah alam ini memiliki visi dan misi yang berbeda-beda, tetapi secara umum mereka memiliki tujuan untuk membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan.

Sekolah alam di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dan kendala, seperti kurangnya dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan orang tua; kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dan profesional; kurangnya fasilitas dan infrastruktur yang memadai; serta kurangnya standar dan akreditasi yang jelas. Namun demikian, sekolah alam tetap berupaya untuk memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan dan lingkungan di Indonesia.