Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Merdeka Belajar: Apa itu, Mengapa Penting, dan Bagaimana Kurikulumnya di Indonesia?

Merdeka Belajar: Apa itu, Mengapa Penting, dan Bagaimana Kurikulumnya di Indonesia?


Merdeka Belajar: Apa itu, Mengapa Penting, dan Bagaimana Kurikulumnya di Indonesia?

Merdeka Belajar adalah salah satu program unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memberikan kebebasan dan kreativitas kepada para pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Program ini diluncurkan pada tahun 2019 oleh Menteri Kemendikbudristek Nadiem Makarim dengan semangat untuk mengubah paradigma pendidikan dari yang berorientasi pada input menjadi output.

Apa itu Merdeka Belajar?

Merdeka Belajar adalah sebuah konsep yang mengedepankan prinsip-prinsip sebagai berikut:

- Merdeka Belajar berarti merdeka dari tekanan standar yang tidak relevan dengan kebutuhan dan potensi peserta didik.

- Merdeka Belajar berarti merdeka dari keterbatasan sumber belajar yang monoton dan tidak menarik.

- Merdeka Belajar berarti merdeka dari metode pembelajaran yang kaku dan tidak fleksibel.

- Merdeka Belajar berarti merdeka dari evaluasi yang hanya mengukur hafalan dan tidak mengembangkan keterampilan abad 21.

Dengan demikian, Merdeka Belajar menekankan pada pentingnya pembelajaran yang bermakna, berpusat pada peserta didik, berbasis kompetensi, dan berorientasi pada hasil.

Mengapa Merdeka Belajar Penting?

Merdeka Belajar penting karena pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan, antara lain:

- Kurangnya relevansi antara kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.

- Kurangnya variasi dan kualitas sumber belajar yang dapat digunakan oleh pendidik dan peserta didik.

- Kurangnya kreativitas dan inovasi dalam proses pembelajaran yang dapat menumbuhkan minat dan motivasi belajar.

- Kurangnya pengembangan keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis, berkolaborasi, berkomunikasi, dan bersikap adaptif.

Merdeka Belajar diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut dengan memberdayakan peran pendidik sebagai fasilitator belajar yang profesional dan inspiratif, serta memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengeksplorasi potensi dan minat mereka melalui pembelajaran yang bervariasi dan menantang.

Bagaimana Kurikulum Merdeka di Indonesia?

Kurikulum Merdeka adalah salah satu implementasi dari konsep Merdeka Belajar yang diterapkan di jenjang pendidikan dasar dan menengah. Kurikulum Merdeka memiliki karakteristik sebagai berikut:

- Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada pendidik untuk menentukan isi, metode, sumber, media, dan evaluasi pembelajaran sesuai dengan konteks dan lingkungan belajar peserta didik.

- Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada peserta didik untuk memilih jalur, mata pelajaran, tema, topik, dan kegiatan belajar sesuai dengan minat dan bakat mereka.

- Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan untuk mengembangkan kurikulum lokal yang sesuai dengan karakteristik daerah dan budaya setempat.

- Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan kurikulum merdeka di satuan pendidikan melalui fasilitasi, supervisi, dan evaluasi.

Kurikulum Merdeka juga memiliki beberapa komponen utama, yaitu:

- Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang merupakan capaian pembelajaran akhir yang harus dicapai oleh peserta didik pada setiap jenjang pendidikan.

- Kompetensi Dasar (KD) yang merupakan capaian pembelajaran yang harus dicapai oleh peserta didik pada setiap mata pelajaran atau tema pembelajaran.

- Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) yang merupakan penjabaran dari KD menjadi ukuran kinerja yang dapat diamati dan diukur.

- Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang merupakan perencanaan pembelajaran yang disusun oleh pendidik berdasarkan KD, IPK, dan sumber belajar yang relevan.

Kurikulum Merdeka juga memiliki beberapa program unggulan, yaitu:

- Kampus Merdeka yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai langkah persiapan karier.

- Kampus Mengajar yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membantu meningkatkan kualitas pengajaran pendidikan dasar melalui program pengabdian masyarakat.

- Merdeka Mengajar yang memberikan kesempatan kepada guru dan kepala sekolah untuk mendapatkan referensi, inspirasi, dan pemahaman tentang Kurikulum Merdeka, serta mendukung proses belajar bersama di kelas.

Kesimpulan

Merdeka Belajar adalah sebuah konsep yang mengedepankan kebebasan dan kreativitas dalam proses pembelajaran. Merdeka Belajar bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan mengubah paradigma pendidikan dari yang berorientasi pada input menjadi output. Kurikulum Merdeka adalah salah satu implementasi dari konsep Merdeka Belajar yang diterapkan di jenjang pendidikan dasar dan menengah. Kurikulum Merdeka memiliki karakteristik dan komponen yang memberikan keleluasaan kepada pendidik, peserta didik, satuan pendidikan, dan pemerintah daerah dalam mengembangkan pembelajaran yang bermakna, berpusat pada peserta didik, berbasis kompetensi, dan berorientasi pada hasil. Kurikulum Merdeka juga memiliki beberapa program unggulan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan guru untuk mengembangkan potensi dan minat mereka melalui pengalaman belajar di dunia kerja dan masyarakat.